Rabu, 28 Maret 2012

Kini Make-up Jadi Topeng Perempuan

Pernah merasa tak percaya diri jika tampil tanpa make-up? Anda tak sendirian, karena sebuah survei terbaru di Amerika mengungkapkan bahwa hampir setengah dari perempuan Amerika tidak senang dengan wajah yang polos tanpa make-up. Penelitian yang dilakukan oleh Renfew Center Foundation ini mengungkapkan bahwa kosmetik seharusnya hanya menjadi sarana untuk membantu menonjolkan kecantikan wajah, dan bukan untuk menyembunyikan apa yang ada di wajah.

Dari 1.292 perempuan Amerika yang disurvei, sekitar 44 persen mengatakan bahwa mereka merasa tidak percaya diri dan merasa aneh jika harus pergi tanpa make-up. Sekitar 16 persen perempuan mengungkapkan bahwa mereka merasa menarik ketika tampil natural, sedangkan 14 persennya merasa tidak percaya diri. Make-up sekarang ini tidak lagi menjadi alat untuk meningkatkan kecantikan, melainkan topeng untuk menyembunyikan perasaan negatif, dan kondisi wajah yang sesungguhnya. Dari survei ini diperoleh hasil bahwa 44 persen perempuan menggunakan make-up untuk menyembunyikan kekurangan, dan menunjukkan kedewasaan.

Survei ini juga membuktikan bahwa make-up kini sudah menjadi suatu alat ketergantungan yang menyedihkan. Selain karena cenderung digunakan sebagai topeng untuk menutupi kekurangan wajah, cara penggunaan make-up yang kurang tepat justru bisa menyebabkan efek yang didapatkan tidak sesuai harapan. Padahal untuk mendapatkan riasan wajah yang baik membutuhkan waktu yang cukup lama, serta biaya yang cukup menguras kantong. Namun sepertinya, sekarang hal ini sudah bukan lagi menjadi masalah, karena secara tak langsung banyak juga orang yang ber-make-up sekddar untuk menjaga image dan pergaulan.
Jika Anda amati, sebenarnya wajah tanpa topeng make-up terlihat lebih ramah dan menyenangkan dibandingkan ketika diselimuti riasan tebal. Amati wajah Anda di pagi hari ketika bangun tidur, pasti akan tergambar wajah dengan kecantikan alami yang bersinar. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar