Selasa, 14 Februari 2012

At Valentine Night

Hari ini Valentine Day's. Sebelumnya,kita berencana mau ketemuan di tanggal 14 februari. Dan aku pikir,hhhmmm... Maybe you wanna give me something spesial for me. Namun,malam sebelum Valentine kamu ga memberikan kepastian apa-apa. ketika aku bangun... Aku tak berfikir apa-apa kecuali rasa lapar. Hari ini aku melakukan kegiatan ku seperti biasa saja. tak ada yang spesial. Sampai saat malam hari,kamu ga ada kabar. Aku cuma baca kiriman massage facebook kamu ke aku. Disitu kamu hanya tanya kenapa aku ga ada kabar. Padahal sebelumnya aku udah kirim massage ke berbagai sosial media. Mulai dari YM,twitter dan facebook. Ga ada sedikit pun kamu klarifikasi soal rencana ketemuan kita. Sampai pada akhirnya aku membaca status twitter di timeline ku. Dan ga sedikit dari mereka yang mendapatkan kejutan hadiah Valentine dari keksaihnya. Aku hanya senyum dan diam. Dan lama-lama membuat aku jadi tak bersyukur mempunyai keksaih seperti kamu. Sampai aku berfikir : "coba k'lo gw punya pacar kayak begitu,yang ngasih kejutan hadiah valentine buat pacarnya". Aku tau mungkin kamu akan bilang k'lo aku ini banyak menuntut. Mungkin kamu ga bisa memahami perasaan anak ababil ini. Tapi mungkin dari hati kecil aku... Aku juga ingin mendapatkan kejutan spesial dari orang yang spesial. Entah itu hadiah dalam bentuk apapun.  Setelah beberapa menit kemudian. Aku mulai berfikir,aku harus jadi manusia yang selalu bersyukur. Aku ga boleh berfikir seperti itu. Although no flowers, chocolates and greeting in any form... I'm sure with your heart... your love... your kiss... your hug... and everything you give to me... I'm so sorry I'm thinking like that. The most important for me,the sincerity of your love.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar