Kamis, 14 Juli 2011

Potret buram wanita Indonesia

gw yakin banyak yang merasa ga nyaman dengan judul di atas. Tulisan ini tidak lebih merupakan ungkapan keperihatinan terhadap sebuah acara yang ditayangkan oleh sebuah stasiun televisi swasta dalam rangka memperingati Hari Kartini. Betapa tidak, sebuah acara yang seharusnya dikemas untuk menunjukkan bahwa wanita Indonesia bermartabat, justru bisa berdampak sebaliknya. Sebabnya sangat sepele tapi sangat berpengaruh: pemilihan lagu yang dinyanyikan. Judul lagu tersebut adalah “Cinta Satu Malam”, yang dalam tradisi seks bebas di dunia barat disebut dengan “One Night Stand”. Coba simak lirik lagu tersebut:
Walau cinta kita sementara/Aku merasa bahagia/Kalau kau kecup mesra di keningku/Ku rasa bagai di Surga
Reff: Cinta satu malam/Oh indahnya/Cinta satu malam/Buatku melayang/Walau satu malam/Akan selalu ku kenang/Dalam hidupku/Cinta satu malam/Oh indahnya/Cinta satu malam/Buatku melayang/Walau satu malam/Akan selalu ku kenang/Selama-lamanya
Sentuhanmu membuatku terlena/Aku telah terbuai mesra/Yang ku rasa hangat indahnya cinta/Hasratku kian membara
Jika lagu dengan lirik seperti ini ikut menghiasi peringatan Hari Kartini, kira-kita potret wanita Indonesia seperti apa yang diharapkan? Atau justru fenomena yang diusung lagu ini merupakan keseharian sebagian wanita Indonesia, potret buram sebagian wanita Indonesia. Wallahu a’lam deeehhhh....!!!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar