Rabu, 24 November 2010

Perbedaan Cinta Pria dan Wanita

     Cinta memang sebuah perasaan yang universal, akan tetapi sulit untuk bisa menjabarkan pengertiannya atau pun mendefinisikannya. Kita hanya mengetahui sedikit unsur yang membangun perasaan cinta. Dan sepertinya, bila ada yang hendak meneliti tentang biologi cinta, upayanya tidak dianggap serius. Padahal melalui biologi, kita dapat melakukan pendekatan terhadap cinta dan melihat bagian-bagian cinta yang tidak mungkin kita lihat sewaktu sedang jatuh cinta.
     Natalie Angier, dalam bukunya, Woman an Intimate Geography, mencoba untuk membahas mengapa kita membutuhkan cinta. Menurutnya, yang paling mendasar adalah karena manusia harus mencintai. Karena kita melakukan hubungan seksual berlandaskan cinta untuk memperoleh keturunan.
Selanjutnya dikatakan olehnya bahwa manusia mencintai karena membutuhkan perlindungan dan pengakuan. Tak hanya itu, ternyata menurut analisis, kita mencintai pun untuk mengusir kebosanan. Jadi jelas bahwa kita memang mempunyai alasan untuk mencintai, namun ternyata untuk memahami cinta kita tidak boleh mengesampingkan agresi karena jalur cinta dan agresi, menurutnya saling berkaitan dan kadang tumpang tindih.
     Kita juga mencintai karena kita menyukai perasaan melayang yang ditimbulkan oleh cinta. Kita bahkan menyukai agresi dan rasa sakit yang ditimbulkan cinta, sekalipun kita tidak mengakuinya. Oxytocin telah disebut-sebut sebagai hormon cinta.
     Menurut Kerstin Uvnas M., dari Karolinsska Institute di Swedia, oxytocin tak hanya melancarkan aliran darah ke payudara tetapi juga membuat payudara hangat, sehinga bayinya akan merasakan kehangatan ibunya. Bukankah transfer perasaan kehangatan ini penting untuk menunjukkan cinta? Sentuhan juga menyalurkan kehangatan. Maka tak heran bila untuk memperlihatkan rasa cinta, kita membutuhkan sentuhan.
Tak hanya itu, dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh sejumlah psikolog, telah diketahu bahwa dalam mendefinisikan cinta:
Pria lebih mengutamakan seks dibanding wanita
Wanita lebih memilih hubungan yang mapan
Wanita secara alamiah tertarik pada pria berstatus sosial atas dengan penghasilan yang memadai

    Pria secara alamiah tertarik pada kemudaan dan kecantikan
Dengan kata lain, pria mencari ciri-ciri usia muda, seperti kulit yang halus dan payudara berisi. Mereka pun menghendaki pasangan yang masih bisa membuahkan keturunan. Pria juga menghendaki keperawanan. Wanita yang menggoda dan sedikit liar disukai untuk sekedar melewatkan malam minggu. Tapi pada saat mencari pasangan, mereka mencari kesederhanaan dan keanggunan.
Wanita sebaliknya, dia mencari sosok ‘pemberi’. Wanita menginginkan pria yang mapan dan ambisius. Mereka ingin tahu apakah pria tersebut bisa menghidupi dirinya dan anak-anaknya. Wanita mengharapkan pria yang bisa memimpin, bahkan sedikit mendominasi. Memilih pria yang mapan sudah dilakukan wanita sejak dulu sampai sekarang, bahkan bagi wanita yang mandiri secara keuangan dan sukses dalam berkarir.
Bahkan ada pula pendapat yang mengatakan bahwa pria dilahirkan sebagai petualang dan tidak bisa setia hanya pada seorang wanita. Petualangan Bill Clinton sering dijadikan contoh ketidaksetiaan seorang pria. Namun mereka pun kadang tersiksa oleh keinginan untuk setia namun tergoda oleh nafsu bertualang. Bagaimana menurut Anda? Masihkah ada cinta yang tanpa pamrih? Apakah wanita telah menuju ke era baru yang lebih bebas untuk mengambil langkah lebih dulu?

Kebutuhan emosional kita yang kompleks, sebenarnya dapat diringkas sebagai kebutuhan akan cinta. Kaum pria dan wanita masing-masing mempunyai enam kebutuhan cinta yang khas dan sama-sama penting. Dengan mengetahui daftar ini, Anda dengan mudah dapat melihat mengapa pasangan Anda merasa tidak dicintai. Dan yang paling penting, daftar ini dapat memberi Anda arah untuk memperbaiki hubungan-hubungan Anda dengan lawan jenis bila Anda tidak tahu harus berbuat apa.  Tentu saja setiap pria dan wanita pada akhirnya membutuhkan kedua belas jenis cinta itu. Mengakui keenam jenis cinta yang dibutuhkan kaum wanita tidak berarti kaum pria tidak membutuhkan jenis cinta tersebut. Yang dimaksud kebutuhan primer adalah orang perlu lebih dulu memuaskan kebutuhan primernya sebelum sanggup sepenuhnya menerima dan menghargai jenis-jenis cinta yang lain.
Pria baru dapat sepenuhnya menerima dan menghargai keenam jenis cinta yang terutama dibutuhkan kaum wanita  setelah kebutuhan-kebutuhan primernya sendiri terpenuhi. Demikian pula wanita. Memahami jenis-jenis cinta primer yang dibutuhkan pasangan Anda merupakan rahasia yang paling ampuh untuk memperbaiki hubungan dengan pasangan Anda.

1. Wanita Membutuhkan Perhatian, Pria Membutuhkan Kepercayaan
 Saat pria memperhatikan minat terhadap perasaan-perasaan wanita dan menunjukkan kepedulian mendalam akan kesejahteraan wanita, si wanita merasa dicintai dan diperhatikan. Dengan membuat si wanita merasa istimewa dengan cara yang penuh cinta, pria itu berhasil memuaskan kebutuhan primernya yang pertama. Tentu saja si wanita makin mempercayainya. Rasa percaya ini membuatnya lebih terbuka dan lebih mudah menerima.
Bila wanita menunjukkan sikap terbuka dan mudah menerima terhadap pria, pria itu merasa dipercaya. Mempercayai pria berarti meyakini bahwa ia melakukan yang terbaik dan bahwa pria tersebut menginginkan yang terbaik bagi pasangannya. Bila reaksi-reaksi si wanita mengungkapkan kepercayaan positip terhadap kemampuan dan niat pria, kebutuhan cinta utama pria itu pun terpuaskan. Otomatis pria itu jadi lebih penuh cinta dan perhatian terhadap perasaan-perasaan dan kebutuhan si wanita.

2. Wanita Membutuhkan Pengertian, Pria Membutuhkan Penerimaan
 Bila pria mendengarkan tanpa menghakimi, tetapi dengan empati dan kedekatan terhadap wanita yang sedang mengungkapkan perasaan-perasaannya, wanita itu merasa didengarkan dan dipahami. Sikap penuh pengertian tidak berarti mengetahui pikiran atau perasaan seseorang, melainkan berusaha mengumpulkan makna-makna dari apa yang didengar,  dan bergerak untuk membenarkan apa yang disampaikan. Semakin terpenuhi kebutuhan wanita untuk didengarkan dan dimengerti, semakin mudah baginya untuk memberi penerimaan yang dibutuhkan pasangannya.
Bila wanita dengan penuh cinta menerima pria tanpa berusaha mengubahnya, pria itu merasa diterima. Sikap menerima itu tidak menolak, melainkan menegaskan bahwa pria itu diterima dengan gembira. Ini tidak berarti si wanita yakin pria itu sempurna, melainkan menegaskan bahwa ia tidak mencoba memperbaiki pria itu, bahwa ia mempercayai si pria untuk membuat perbaikan-perbaikan sendiri. Setelah merasa diterima, lebih mudah bagi pria untuk mendengarkan dan memberi wanita pemahaman yang dibutuhkan dan layak diterimanya.

3. Wanita Membutuhkan Rasa Hormat, Pria Membutuhkan Penghargaan
 Wanita merasa dihormati bila pria menanggapinya dengan mengakui  dan mengutamakan hak-hak, harapan, dan kebutuhan-kebutuhannya. Bila tingkah laku pria itu mempertimbangkan pikiran-pikiran dan perasaannya, wanita tersebut pasti merasa dihormati. Ungkapan-ungkapan rasa hormat fisik dan nyata, misalnya dengan memberi bunga dan mengingat ulang tahun, sangat penting untuk memuaskan kebutuhan cinta utama nomor tiga pada wanita. Bila wanita merasa dihormati, jauh lebih mudah baginya untuk memberi suaminya penghargaan yang layak diterimanya.
Bila wanita mengakui telah menerima manfaat dan nilai pribadi dari usaha-usaha dan tingkah laku pria, si pria jadi merasa dihargai. Penghargaan merupakan reaksi alami terhadap perasaan didukung. Setelah merasa dihargai, pria tahu usahanya tidak sia-sia; dengan demikian, ia didorong untuk memberi lebih banyak. Pria yang merasa dihargai secara otomatis lebih bersemangat dan terdorong untuk lebih menghormati pasangannya.

4. Wanita Membutuhkan Kesetiaan, Pria Membutuhkan Kekaguman.
 Bila pria mengutamakan kebutuhan-kebutuhan wanita dan dengan bangga mendukung dan memuaskan si wanita, kebutuhan utama cinta nomor empat wanita tersebut terpuaskan. Wanita berkembang subur jika ia merasa dipuja dan istimewa. Pria dapat memenuhi kebutuhan ini dengan lebih mementingkan kebutuhan dan perasaan wanita itu daripada minat-minatnya sendiri seperti pekerjaan, pelajaran, dan rekreasi. Jika si wanita merasa dirinyalah yang terpenting dalam kehidupan pria itu, dengan mudah ia akan memberikan kekagumannya.
Seperti halnya wanita perlu merasakan perhatian pria, pria pun perlu merasakan kekaguman wanita. Mengagumi pria adalah memandangnya dengan penuh kekaguman, rasa senang, dan persetujuan yang menyenangkan. Pria merasa dikagumi jika wanita gembira dan takjub akan sifat-sifat khasnya atau bakat-bakatnya yang mungkin mencakup rasa humor, keperkasaan, ketekunan, kejujuran, intergritas, kemesraan, kebaikan hati, cinta, pengertian, dan sifat-sifat baik lainnya yang disebut nilai-nilai lama.
Bila pria dikagumi, ia akan merasa cukup aman untuk membaktikan diri bagi istrinya dan menyanjungnya.

5. Wanita Membutuhkan Penegasan, Pria Membutuhkan Persetujuan.
 Bila pria tidak keberatan atau tidak menentang perasaan dan kebutuhan wanita, melainkan menerimanya dan menegaskan keabsahannya, wanita akan betul-betul merasa dicintai, karena kebutuhan primernya yang kelima telah terpuaskan. Sikap mengesankan pria menegaskan hak wanita untuk merasa sebagaimana dirasakannya. (Perlu diingat pria dapat menghargai sudut pandang wanita, meski ia sendiri mempunyai sudut pandang yang berbeda). Setelah pria belajar menunjukkan pada wanita sikap mengiyakan ini, pria itu pasti memperoleh persetujuan yang terutama dibutuhkannya.
Jauh didalam lubuk hatinya, setiap pria ingin menjadi pahlawan atau ksatria dengan baju baja berkilau bagi wanita. Tanda bahwa pria telah lulus ujian dari seorang wanita adalah persetujuannya. Sikap menyetujui ini berupa pengakuan atas kebaikan dalam diri si pria dan mengungkapkan kepuasan menyeluruh terhadap pria itu. (Ingat memberi restu kepada pria tidak lalu berarti sependapat dengannya). Sikap menyetujui berarti mengakui atau mencari alasan-alasan yang baik di balik apa yang dilakukan pria itu. Setelah pria menerima persetujuan yang dibutuhkan, jadi lebih mudah baginya untuk menghargai perasaan-perasaan si wanita.

6. Wanita Perlu Jaminan, Pria Perlu Dorongan
 Bila pria berulang-ulang memperhatikan bahwa ia memperhatikan, memahami, menghormati, menghargai dan menyayangi pasangannya, kebutuhan utama pasangan untuk diyakinkan telah terpenuhi. Sikap menyakinkan membuat wanita merasa senantiasa dicintai.
Pria umumnya membuat kekeliruan dengan menganggap bahwa sekali ia telah memenuhi semua kebutuhan cinta primer istrinya, dan istrinya merasa bahagia dan aman, maka sejak saat itu istrinya harus tahu bahwa ia dicintai. Padahal itu tidak cukup. Untuk memuaskan  kebutuhan cinta primer nomor enam istrinya, pria harus ingat untuk meyakinkannya berulang kali.

Apakah Wanita Lebih Unggul Dari Pria

Wanita lebih unggul dari pria didalam mengingat hal-hal tertentu. Menurut pakar psikologi, Agneta Herlitz dan Jenny Rehnman, di Stockholm, Sweden, Wanita bisa mengalahkan pria dalam hal daya ingat yang berkaitan dengan kata-kata seperti mengingat perkataan, objek, gambar atau kejadian-kejadian. Hasil penelitian juga mendapati bahwa lelaki lebih unggul dalam mengingat simbol, hal yang dijumpai bukan berbentuk bahasa/kata-kata dikenali sebagai proses visuospatial. Menurut mereka hasil kajian menunjukan seorang lelaki berkemungkinanan dapat mengingat jalan keluar dari hutan dibandingkan dengan wanita.
Bagaimanapun, kajian mereka juga menunjukkan wanita lebih unggul dalam mengingat lokasi kunci mobil, daya ingat akan kata-kata dan visuospatial dibandingkan lelaki.

Jadi siapa yang lebih unggul? Wanita atau lelaki? semua ada kelebihan dan ada kekurangan, wanita dan pria harus saling melengkapi, benarkah seperti itu?
:lol:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar