Minggu, 28 November 2010

Perempuan Berjenggot Lebat Itu Akhirnya Bertemu Anak Kandungnya

courtesy of sky news
Perempuan Berjenggot Lebat Itu Akhirnya Bertemu Anak Kandungnya
Vivian Wheeler bersama anak yang telah terpisah puluhan tahun
REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON--Media massa telah berjasa mempertemukan Richard Lorenc, 33 tahun, dengan ibunya, Vivian Wheeler. Sang ibu adalah wanita berjenggot lebat yang menjadi buah bibir publikasi beberapa waktu lalu.

Melalui tayangan liputan dan berita tentang wanita sirkus yang memiliki kumis dan jenggot yang tumbuh sangat lebat, Lorenc melacak ibu kandungnya.  Setelah enam minggu menyelidiki, Departemen Sosial Kansas akhirnya mempertemukan dirinya dengan sang ibu. Lorenc kini dikabarkan telah bersatu kembali dengan wanita 62 yang pernah bekerja di sebuah tontonan sirkus itu.

Wheeler diketahui mewarisi penyakit ibunya, hipertrikosis, yang dikenal sebagai sindrom manusia serigala. Gejala sindrom ini adalah pertumbuhan rambut wajah yang berlebihan  di usia yang sangat dini. Dia juga hermaprodit, dengan memiliki baik organ reproduksi laki-laki dan perempuan.

Setelah melihat bulu wajah bayi dan alat kelamin, ibunya - yang menginginkan seorang gadis - memerintahkan dokter untuk menghapus bagian-bagian laki-laki. Sementara itu, ayahnya - meskipun malu dengan kondisi putrinya - mengirimnya  untuk bekerja di sebuah sirkus saat berusia lima tahun dan berpenghasilan sampai  1.000 dolar AS per bulan.

The Guinness Book of Records mencatat Wheeler sebagai wanita yang memiliki jenggot terpanjang yang pernah ada: 11 inci panjangnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar